Matatelinga.com, Menjelang akhir tahun 2015, harga minyak dunia masih terjebak di level rendah. Meskipun sempat dijual dengan harga USD50 per barel pada Oktober 2015, mendekati penutupan tahun ini minyak dunia jatuh lagi menjadi USD30an per barel.Tren harga minyak yang rendah ini diprediksi berlanjut hingga 2016. Bahkan, Direktur Eksekutif Reforminer Institute Komaidi Notonegoro menyebut salah satu proyeksi bilang harga minyak dipatok USD20 per barel tahun depan."Bisa dibawah USD40 per barel bahkan, ada proyeksi (menyebut harga minyalk dunia) bisa menyentuh level USD20 per barel," papar diaMenurutnya, melimpahnya kuota minyak di Arab Saudi dan beberapa anggota Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (Organization of the Petroleum Exporting Countries/OPEC). Selain itu, Amerika menjadi penyebab jatuhnya harga minyak tahun depan. Dilansir laman okezone.com"Kayaknya masih cenderung rendah, Arab dan beberapa negara opec kan masih mempertahan kuota, Amerika juga oil sama shale gas sementara juga masih tinggi," tambah dia.Untuk diketahui, pada 8 Desember 2015 harga minyak dunia sempat jatuh ke level terendah selama tujuh tahun terakhir. Harga minyak West Texas Intermediate melemah USD2,32 menjadi USD37,65 per barel. Angka itu merupakan level terendah sejak Februari 2009. Sedangkan harga minyak Brent susut USD2,27 ke level USD40,73 setelah menyentuh level terendah USD40,60 pada Februari 2009.(Fit)