Matatelinga.com, Bank Indonesia (BI) membuka peluang untuk menurunkan suku bunga acuan atau BI Rate usai adanya kepastian dari perekonomian global. Apalagi bank sentral Amerika Serikat (AS) the Fed, telah menaikan suku bunga menjadi 0,5 persen.Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, Bank Indonesia merespon aksi kebijakan The Federal Reserve yang menaikan suku bunga dengan tetap menetapkan BI Rate 7,5 persen."BI melihat ruang kelonggaran moneter semakin terbuka dengan stabilitas makro terjaga," kata Perry di Gedung BI, Jakarta, Jumat (18/12/2015).Perry menuturkan, pelonggaran moneter akan dilakukan dengan menjaga inflasi dan current account tetap di kisaran level aman. Di mana, inflasi Desember 2015 tetap dijaga di bawah tiga persen begitu juga pada 2016. Dilansir dari laman okezone.com"Dari pertimbangan makro yang stabil, kita melihat ruang kelonggaran moneter masih terbuka. Itu sekaligus bagaimana bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, itu esensinya," tambahnya.(Fit)