Matatelinga.com, Belakangan ini harga minyak dunia terjerembab di level rendah. Bahkan harga minyak mentah sempat menyentuh USD37,65 per barel.Berdasarkan data Bloomberg dan Morgan Stanley, harga minyak untuk tahun depan diprediksi baru akan kembali pada level USD60 per barel pada Juli 2016.Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menilai, naik turunnya minyak dunia ini mau tidak mau harus dihadapi."Apapun itu naik turun (harga minyak) harus kita hadapi dan kita siapkan antisipasinya," sebut Kepala Bagian Humas SKK Migas Elan Biantoro, Senin (21/12/2015).Bahkan dia mengaku mendapat laporan dari Komite Eksplorasi Nasional, harga minyak akan tetap turun sampai level USD20 per barel."Ini hasil pembahasan dari OPEC, asumsinya akan menjadi tidak akan lebih baik dari sekarang," jelasnya. Dilansir laman okezone.comGuna mengatasi penurunan produksi minyak, Elan menambahkan, SKK Migas telah menyiapkan sejumlah upaya. Misalnya mengatasi masalah-masalah gangguan operasi, mengatasi penurunan produksi, dan memberi kepastian pengelolaan WK (wilayah kerja).(Fit)