Matatelinga.com, Ini merupakan hari terakhir di 2015. Sejak awal minggu telah terasa perdagangan di BEI mulai diramaikan oleh aksi window dressing. Dan hari ini seharusnya menjadi puncak dari aksi tersebut. Kini IHSG telah mencapai 4.590.Dalam risetnya, Rabu (30/12/2015), Research DivisionPaninSekuritas menyebutkan banyak broker memasang target akhir tahun ini sebesar 4.700, yang untuk mencapainya perlu kenaikan 2,4 persen. Suatu yang agak sulit dicapai dalam satu sesi saja. Tetapi, untuk mencapai 4.600 hanya diperlukan kenaikan 0,2 persen saja di sesi II. Dikutip laman okezone.comPada sesi I IHSG berhasil naik 0,46 persen. Kenaikan ini masih kalah dari Bangkok 0,54 persen dan Kuala Lumpur 0,84 persen. Memang IHSG tidak terlalu erat terhadap pergerakan keduanya. Tapi, melihat dorongan dari window dressing maka cukup besar keyakinan 4.600 akan tertembus. Dan secara psikologis juga ini angka yang lebih bagus sebagai penutupan tahun ini.Di sisi lain, akhir tahun ini sejak kenaikan bunga Fed ditandai oleh penguatan kurs Rupiah. Dan rupiah menjadi yang terbaik di antara kurs negara ASEAN lainnya. Ini merupakan hal yang di luar dugaan banyak pihak. Artinya ini membuka harapan untuk 2016 yang lebih baik. Setidaknya, untuk mendukung kenaikan di Januari 2016 yang sering diramaikan oleh January Effect.Jadi, kenaikan di sesi II cukup didukung oleh hal besar, di antaranya window dressing dan antisipasi January Effect yang peluang diperbesar oleh kurs Rupiah yang baik. Sedangkan bagi yang pesimistis, kegoyahan umumnya berasal dari gerak liar harga minyak.(Fit)