Matatelinga.com, Nilai tukar Rupiah sepertinya masih akan melanjutkan pelemahannya. Pasalnya, pergerakan Rupiah masih dihantui sentimen negatif dari global. Seperti dikutip laman okezone.comKepala Riset NH Korindo Securities Reza Priyambada mengatakan, salah satu sentimen negatif yang memberatkan pergerakan Rupiah adalah potensi lanjutan pelemahan mata uang yuan. Hal itu tentu akan berimbas pada kondisi mata uang Garuda."Tampaknya pelaku pasar harus kembali bersabar seiring belum adanya dorongan positif atas laju Rupiah sehingga masih menyimpan potensi pelemahan. Apalagi nilai yuan juga masih dibayang-bayangi dengan pelemahan, maka tentu akan membawa imbas negatif pada Rupiah," kata Reza dalam risetnya, Selasa (5/1/2016).Reza menjelaskan, data-data manufaktur China (Tiongkok) menunjukkan hasil yang negatif. Hal itulah yang membuat nilai yuan terdepresiasi, dengan diikuti oleh melemahnya sejumlah harga komoditas terutama harga minyak mentah dunia."Tentu saja kondisi ini akan menguntungkan laju USD yang dapat melanjutkan penguatannya," imbuhnya.Di tengah tekanan tersebut, Reza memprediksi laju Rupiah pada hari ini akan bergerak di level Rp13.812-13.770 per USD.(Fit)