Matatelinga.com, Setelah menguat anomali dalam beberapa hari kemarin, akhirnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terseret pelemahan saham-saham global. IHSG dibuka turun 47 poin atau 1 persen menjadi 4.561. Seperti dikutip dari laman okezone.comAnalis MNC Securities, Victoria Venny, mengatakan saat ini IHSG tengah menguji resistansi baru. Dia melanjutkan, pergerakan IHSG nampaknya tidak dipengaruhi oleh January Effect."Karena kalau kita lihat itu di regional maupun global saham-saham melemah, jadi nampaknya sulit untuk mengatakan ini adalah January Effect," kata diaIndeks LQ45 turun 11 poin atau 1,3 persen menjadi 791, Jakarta Islamic Index (JII) turun 9 poin atau 1,6 persen menjadi 791, indeks IDX30 melemah 5 poin atau 1,3 persen menjadi 414, dan indeks MNC36 terkoreksi 3 poin atau 1,2 persen menjadi 257.Sektor-sektor penggerak IHSG kompak melemah di atas 1 persen. Hanya sektor perkebunan, keuangan, tambang, properti dan perdagangan masih berada di bawah 1 persen.Di Asia, indeks Nikkei turun 237 poin atau 1,3 persen menjadi 17.950, indeks Hang Seng melemah 328 poin atau 1,5 persen menjadi 20.652, dan indeks Straits Times turun 1,5 persen menjadi 2.760.Adapun saham-saham yang bergerak di jajaran top gainers, antara lain saham PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) naik Rp100 ke Rp2.00, saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp50 ke Rp7.225, dan saham PT Asuransi Mitra Maparya Tbk (ASMI) naik Rp5 ke Rp157.Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT HM Putra Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp1.200 menjadi Rp93.250, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp700 menjadi Rp36.725, dan saham PT United Tractor Tbk (UNTR) turun Rp525 menjadi Rp16.200.(Fit)