Matatelinga.com, Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Darmin Nasution mengaku, pemerintah telah mendapatkan strategi mengembangkan industri farmasi dalam negeri tanpa ketergantungan kembali dengan impor. Seperti dikutip melalui laman okezone.comDarmin menyebutkan, pengembangan industri farmasi nasional sebenarnya hanya memiliki tiga fokus, yaitu mengenai obat, bahan baku obat dan alat-alat kesehatan."Yang kita coba melihat seperti apa sih strateginya? Tapi menurut orang-orang farmasi. Ini ternyata obat itu peranan dalam negeri produksinya besar. Yang kecil itu bahan baku obat dan alat kesehatan," kata Darmin di Kantornya, Jumat malam.Darmin mengungkapkan, pemerintah telah mengantongi beberapa strategi mengenai pengembangan industri farmasi nasional. Namun, dirinya tidak ingin membeberkan terlebih dahulu, lantaran strategi tersebut masih prematur atau masih sangat dini dan masih bisa diubah."Gimana strateginya? Nanti dulu, nanti minggu depan karena masih perlu pembahasan," tambahnya.Dia melanjutkan, pembangunan industri farmasi dalam negeri perlu dipercepat mengingat kebutuhan obat di Indonesia yang terus meningkat. "Gimana caranya buat standar supaya pemakaian obat untuk pelayanan kesehatan ya gunakan produk dalam negeri. Itu pakai insentif," tandasnya.(Fit)