Matatelinga.com, PT Freeport Indonesia menawarkan 10,64 persen saham senilai USD1,7 miliar kepada pemerintah di detik-detik terakhir waktu penyerahan penawaran divestasi.Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan saat ini sedang dilakukan analisa terhadap harga copper hingga reserve yang ada di sana. Dengan demikian, maka BUMN bisa menentukan harga saham Freeport."Kita kan harus menganalisa dari beberapa hal, menganalisa dari harga coppernya itu sendiri, dari reserve yang ada di sana. Dan kalau dilihat di sana, kan harga copper sedang turun ya," jelasnya di Kantor Garuda Indonesia, Jakarta, Jumat (16/1/2016). Seperti dilansir dari laman okezone.comMenurutnya, saat ini BUMN Indonesia mampu membeli, bahkan jika saham yang ditawarkan berkisar antara 20-30 persen. "Terus terang kami sih seoptimal mungkin harapan kami. Karena Freeport itu juga adalah tambang yang besar, kalau kita bisa punya saham lebih dari 20 persen atau bisa sampai 30 persen tentu akan lebih baik," katanya.Meski demikian, Rini mengatakan rencana pengoptimalan kepemilikan 20-30 persen belum dikoordinasikan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (BUMN)."Nah ini memang yang belum komunikasi dengan Kementerian ESDM, kita juga menganalisa sendiri secara nilai apakah mampu atau tidak. Kalau dilihat dari kemampuan BUMN saya rasa kita mampu," tegasnya.(Fit)