Matatelinga.com, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampaknya akan mengalami penurunan. IHSG bergerak di kisaran 4.465-4.539. Seperti dilansir melalui laman okezone.comKepala Riset MNC SEcurities mengatakan, setelah sepekan lalu IHSG turun 26,29 poin atau 0,6 persen, sedangkan year to date IHSG turun 1,5 persen disertai net sell asing Rp1,89 triliun (YTD Net Sell Asing mencapai Rp -2.51 triliun), Senin ini ES perkirakan IHSG berpeluang turun."Penurunan tersebut di tengah kejatuhan tajam DJIA 2,39 persen, EIDO turun 3,23 persen, Oil turun 5,71 persen, Nikel turun 2,10 persen dan Tin turun 0,37 persen serta menunggu release LK FY 2015," ujarnya dalam riset, Jakarta, Senin (18/1/2016).Melihat pergerakan sebelumnya, Edwin mengatakan, setelah seminggu lalu DJIA turun tajam 358,7 poin atau 6,19 persen atau selama 2 minggu DJIA TURUN TAJAM 1.436,95 poin atau 8,25 persen, bahkan Indeks S&P 500 turun terendah sejak Oktober 2014 didorong kejatuhan tajam harga WTI crude oil terendah 12 tahun terakhir 20.64 persen (YTD)."Sementara minggu ini ada beberapa data ekonomi penting AS yang akan direlease yakni, CPI, Manufacturing PMI, Housing market (Housing market index, Housing starts, Existing home sales), Chinese retail sales dan GDP data serta ada sekitra 45 emiten yang akan merelease Laporan Keuangan (LK) kuartal IV-2015," ujarnya.(Fit)