Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Harga Daging Sapi Masih Belum Turun
Harga Daging

Harga Daging Sapi Masih Belum Turun

Admin - Kamis, 04 Februari 2016 15:35 WIB
google
Ilustrasi

Matatelinga.com, Harga daging sapi di sejumlah pasar di Kabupaten Sukabumi masih mahal, meskipun rata-rata berada di kisaran Rp118.750 per kg. Bahkan, relatif turun jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya.Berdasarkan pantauan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan di sejumlah pasar di Kabupaten Sukabumi, harga jual daging sapi yang paling mahal terjadi di Pasar Palabuhan ratu dan Pasar Surade yang mencapai kisaran Rp130.000 per kg. Sementara di Pasar Cisaat, Pasar Cibadak dan Pasar Parung kuda masih bertahan di kisaran Rp120.000 per kg. Sementara di Pasar Sukaraja Rp115.000 per kg, di Pasar Sagaranten Rp110.000 per kg, dan di Pasar Cicurug turun dari semula Rp110.000 per kg menjadi Rp105.000 per kg. Seperti dilansir melalui laman okezone.comKepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sukabumi, Asep Japar mengatakan, perbedaan harga jual itu, disebabkan masih fluktuatifnya harga beli daging sapi dari pemasok.”Para pedagang masih mengandalkan pasokan dari luar sehingga nilai penjualan nya tidak ada yang sama dari setiap pasar. Tapi Insya Allah, ke depan harga daging sapi akan turun kembali. Mi ni mal nya di kisaran normal Rp90. 000-Rp100.000 per kg,” ujarnya saat ditemui di ruang ker janya, kemarin.Asep mengatakan, isu penetapan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10 persen terhadap daging sapi impor beberapa waktu lalu sangat berpengaruh terhadap nilai penjualan dari pedagang ke konsumen. Apa lagi di tambah dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap Dolar Amerika. “Isu itu sangat berdampak besar meskipun tidak jadi digunakan PPN 10 persen,” ucapnya.Bahkan, lanjut Asep, momentum Imlek pun tak ada pengaruh terhadap permintaan daging sapi di Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, permintaan daging sapi baru terasa ketika ada perayaan hari besar keagamaan.”Saat Lebaran Idul Fitri ataupun Idul Adha, berbagai komoditas dipastikan melonjak, termasuk daging sapi,” ungkapnya.Pedagang daging sapi di Pasar Semi Modern Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Hendi Suryandi, 52 membenarkan penjualan daging sapi masih sepi. Bahkan permintaannya pun menurun. “ Biasanya setiap pelanggan rata-rata membeli tiga hingga empat kilogram, saat ini paling banter di kisaran dua kilogram,” terangnyaMasih tingginya harga daging sapi menurutnya penyebab utama sepinya pembeli. Sebab saat harga di kisaran Rp105.000 per kg pembeli masih lumayan banyak. “ Idealnya sih di kisaran Rp 100.000 per kg,” pungkasnya.(Fit)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Gaya Hidup Sehat Remaja: Kunci Menciptakan Generasi yang Produktif dan Berkualitas

Ekonomi

Membangun Manusia, Bukan Sekadar Infrastruktur

Ekonomi

Halte Bus Listrik di Jalan Gatot Subroto: Solusi Transportasi atau Sumber Kemacetan Baru?

Ekonomi

Macet Hari Ini, Harapan untuk Medan Esok Hari

Ekonomi

Komisi 4 DPRD Medan Inisiasi Pembentukan Pansus PBG

Ekonomi

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?