Matatelinga.com, Wall Street bergerak naik cenderung stagnan pada perdagangan Jumat. Saham Applied Materials sebagai penopang sektor teknologi dan mengimbangi penurunan harga minyak dengan indeks utama terbaik di tahun ini.Nasdaq naik dibantu oleh lonjakan 7 persen saham Applied Materials. Didukung oleh keuntungan besar pada Selasa dan Rabu, indeks utama membukukan kinerja mingguan terbaik tahun ini.Melansir Reuters dan dikutip dari laman okezone.com, Sabtu (20/2/2016), S&P 500 masih turun 6,2 persen. Penurunan terjadi lantaran rendahnya harga minyak yang berkepanjangan dan kekhawatiran perlambatan ekonomi global termasuk China. Kinerja saham mereka sangat berhubungan erat dengan harga minyak. Harga komoditas turun 4 persen pada Jumat karena catatan stok minyak AS yang tinggi menimbulkan kekhawatiran pasokan.Saham Nordstrom turun 6,7 persen setelah laba kuartalan perusahaan tidak sesuai harapan. Prospek penjualan Wal-Mart telah membebani kinerja saham Nordstrom.“Kami telah melihat minyak kembali turun dan membuat beberapa tekanan di pasar, beberapa pendapatan perusahaan sudah berhasil keluar dari masa lalu dan beberapa dari pengecer tidak memberi kepercayaan,” papar Kepala Investasi di Greenwood Capital Associates Walter Todd.Sementara itu, Dow Jones industri rata-rata turun 21,44 poin atau 0,13 persen ke 16.391,99. Saham S&P 500 kehilangan 0,05 poin ke level 1.917,78. Nasdaq naik 16,89 poin atau 0,38 persen ke 4.504,43.Investor menilai kenaikan sewa dan biaya kesehatan akan mengangkat inflasi di AS. Ini menjadi sinyal adanya tekanan harga dan memungkinkan The Fed secara bertahap menaikkan suku bunganya tahun ini. Data ekonomi baru-baru ini yang berkaitan dengan produksi industri dan pasar tenaga kerja telah mempengaruhi kekuatan ekonomi AS di mata investor.“Kami telah memiliki banyak data ekonomi enam Minggu pertama tahun ini dan saya pikir selama beberapa Minggu kita telah melihat peningkatan yang signifikan,” kata Kepala Investasi Wilmington Trust Tony Roth. (Fit)