Matatelinga.com, Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali dibuka menguat. Rupiah tercatat bergerak di level Rp13.403 per USD.Melansir Blomberg Dollar Index, dalam kurs Spot Exchange Rate di Asia, mencatat Rupiah menguat 35 poin atau 0,26 persen ke Rp13.403 per USD. Pagi ini, Rupiah bergerak di kisaran Rp13.380-Rp13.420 per USD. Seperti dilansir dari laman okezone.comSementara itu, Melansir yahoofinance, Rupiah hari ini melemah 10 poin atau 0,07 persen menjadi Rp13.400 per USD. Hari ini, Rupiah bergerak dengan kisaran tertinggi di Rp13.390 per USD, dan angka terendahnya di Rp13.410 per USD.Kepala Riset NH Korindo Securities Reza Priyambada menjelaskan, kondisi perekonomian baik global maupun lokal terlihat bersahabat bagi pergerakan mata uang Garuda. Membuat sentimen positif terhadap Rupiah."Dengan mulai meredanya sentimen di pasar dan diikuti oleh sentimen penguatan harga minyak mentah maka kami harapkan laju Rupiah dapat kembali melanjutkan pergerakan positifnya," kata Reza dalam risetnya.Reza menjelaskan, tren positif saat ini terbentuknya dari sentimen penguatan harga minyak mentah dunia. Dengan menguatnya laju harga minyak yang berimbas pada laju sejumlah harga komoditas lainnya, sehingga memberikan tekanan pada laju USD.Selain itu, pelemahan USD terhadap mata uang negara lain di dunia juga di sebabkam oleh pernyataan Bank Sentral AS atau The Fed yang menunda untuk menaikan suku bunganya."The Fed sepakat untuk menunda terkait kenaikan tingkat suku bunga AS dikarenakan besarnya tingkat volatilitas pasar yang dapat membebani The Fed saat mempertimbangkan laju kenaikan suku bunga. Laju Rupiah pun mampu melampaui perkiraan kami akan terjadinya pelemahan," pungkasnya.(Fit)