Matatelinga.com, Pemerintah berencana melakukan pemotongan anggaran untuk melakukan efisiensi sekira Rp290 triliun dari anggaran belanja pemerintah pusat. Pasalnya, defisit yang terjadi cukup besar karena tidak tercapainya penerimaan negara.Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan, rencana pengurangan anggaran ini disebabkan oleh penerimaan negara sektor pajak yang diperkirakan tidak mencapai target. Untuk itu, pada 2016 pemerintah perlu melakukan penyesuaian dengan melakukan pemotongan anggaran."Kalau pajak kita turun otomatis budget kita harus disesuaikan," jelas JK saat ditemui di Hotel Shangri-la, Jakarta, Kamis (25/2/2016). Seperti dilansir dari laman okezone.comSebelumnya, Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi mengungkapkan, pengurangan anggaran dilakukan untuk memperkecil pelebaran defisit anggaran apabila penerimaan negara gagal mencapai target.Sebagai informasi, dalam APBN 2016 pemerintah menargetkan penerimaan negara sektor pajak mencapai Rp1.546,7 triliun. Target ini lebih tinggi dibanding target penerimaan pajak pada tahun 2015 sebesar Rp1.294 triliun dan total penerimaan pajak sebesar Rp1.060 triliun.(Fit)