Matatelinga.com, Sentimen global semakin memburuk setelah International Monetary Fund (IMF) memperingatkan bahwa ekonomi global semakin rentan karena anjloknya harga minyak dan perlambatan pertumbuhan China.Komentar ini kembali menimbulkan gelombang penghindaran risiko yang merusak selera risiko dan mendorong para investor yang khawatir untuk menjauhi aset yang lebih berisiko."Dengan besarnya kekhawatiran tentang situasi ekonomi yang tidak menguntungkan dan kegelisahan tentang berbagai masalah global yang dapat memicu krisis finansial, optimisme atas ekonomi global semakin rendah dan investor mungkin berusaha berlindung ke safe haven," ujar Research Analyst FXTM Lukman Otunuga, di Jakarta Senin (29/2/2016). Seperti dilansir dari laman okezone.comPasar saham bergejolak, saham-saham Amerika mengalami peningkatan tak terduga karena naiknya harga minyak yang tiba-tiba dan memberi harapan semu kepada para investor yang optimistis. Saham Asia, lanjutnya, sedikit menguat karena peningkatan teknikal di Wall Street, namun mungkin akan menurun karena kekhawatiran tentang pertumbuhan China sangat membebani sentimen, sedangkan Yen yang menguat akan membebani saham-saham Jepang.Di Eropa, harga saham mengalami penurunan dan mungkin akan terus demikian karena depresiasi harga minyak terus menekan optimisme pasar untuk bermain dengan aset yang lebih berisiko.(Fit)