Matatelinga.com, Melambungnya harga cabai dalam beberapa hari terakhir membuat pembeli terpaksa beralih membeli cabai yang kondisinya rusak dan membusuk. Pedagang pun harus rela menderita kerugian.Salah satu pedagang cabai di Pasar Pagi Kota Tegal Fitriani, 51, mengungkapkan, permintaan cabai yang kondisinya sudah rusak meningkat setelah harga cabai mengalami kenaikan cukup tinggi. “Sekarang pembeli malah nyarinya cabai yang sudah rusak dan membusuk karena lebih murah,” ujarnya kemarin. Biasanya pembeli yang mencari cabai busuk hanya satu hingga dua orang per hari.Kini jumlahnya meningkat menjadi 5-10 pembeli per hari. Peningkatan permintaan tersebut otomatis juga membuat harga cabai busuk ikut melonjak. “Kalau pas normal biasanya cabai yang sudah rusak harganya Rp15.000 per kilo. Ini naik jadi Rp30.000 per kilo karena banyak yang nyari,” ungkap Fitriani. Seperti dilansir dari laman okezone.comKendati harganya ikut naik seperti halnya cabai berkualitas bagus, Fitriani mengaku tetap merugi. Itu karena cabai yang rusak tersebut dibeli bersamaan dengan cabai yang tidak rusak sebelum kemudian dipilah-pilah. “Bagi pedagang ya jelas rugi karena selisih harganya (dengancabaibagus) banyak. Sampai Rp20.000. Apalagi cabai yang rusak juga banyak. Misal beli 5 kilo, yang rusak bisa sampai 2 kilo,” ungkapnya.Menurut Fitriani, harga cabai terus mengalami kenaikan akibat pasokan yang berkurang. Di beberapa daerah banyak petani yang tanaman cabai miliknya gagal panen akibat cuaca buruk. “Cabai rawit hijau dan cabai merah besar yang kenaikannya paling tinggi. Kemarin masih Rp20.000, sekarang sudah naik jadi Rp28.000 per kilo. Cabai merah besar semula Rp30.000 jadi Rp48.000,” katanya.Selama pasokan masih berkurang, Fitriani memperkirakan harga cabai akan terus mengalami kenaikan. Terlebih, saat ini curah hujan masih cukup tinggi meski puncak musim hujan sudah lewat. “Ini harganya masih akan terus naik,” tandas Fitriani. Salah seorang pembeli Tarsinah, 40, mengaku terpaksa beralih mencari cabai yang kondisinya sudah rusak.Hal ini untuk menyiasati kenaikan harga cabai. “Walaupun sudah rusak tapi lumayan masih bisa untuk membuat sambel . Mau tidak mau harus tetap beli cabai. Mudah- mudahan harganya cepat turun lagi,” ujarnya kemarin.(Fit)