Matatelinga.com, Saham-saham Asia mulai berguguran menjelang survei pada manufaktur global dan data terbaru laporan pekerjaan AS.Mengutip Reuters, Jumat (1/4/2016), Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang .MIAPJ0000PUS sepatutnya tergelincir 0,5 persen, sedangkan Nikkei N225 kehilangan 1,2 persen.Pasar Australia kehilangan 1 persen karena kekhawatiran tentang buruknya utang membingungkan sektor perbankan.Analis mengantisipasi industri di Asia, khususnya perusahaan Jepang yang merosot. Sementara itu, sentimen lain datang dari keputusan Standard & Poor pada hari Kamis untuk memotong outlook kredit China menjadi negatif.Di sisi lain, data ketenagakerjaan AS yang diperkirakan menunjukkan peningkatan yang sehat dari 205.000. Hal ini menghidupkan kembali risiko kenaikan suku bunga AS yang lebih tinggi dan membebani ekuitas.Di Wall Street, Dow Jones berakhir 0,18 persen lebih rendah, sedangkan S & P 500 kehilangan 0,2 persen dan Nasdaq .IXIC naik tipis 0,01 persen.Pergerakan variatif tersebut merupakan imbas dari kekhawatiran pertumbuhan global untuk rebound sehingga membuat bank sentral AS mengambil langkah-langkah stimulus yang lebih agresif.(Fit)