Matatelinga.com, Di minggu pertama April 2016 ini, harga bawang merah di Kota Cirebon kembali melambung tinggi. Bahkan, saat ini harga bawang merah di tingkat konsumen sudah mencapai Rp 50 ribu per kilogramnya.Pantauan KC, harga bawang merah dengan kualitas nomor satu di Pasar Induk Jagasatru, Kota Cirebon mencapai Rp 35 ribu per kilogram. Sedangkan, untuk harga bawang merah di pasar lokal dan warung kelontongan sudah menembus Rp 50 ribu per kilogram.“Bawang merah kualitas dua masih di kisaran Rp 40 per kilogramnya, itu pun ukurannya kecil-kecil,” kata salah seorang pedagang di Pasar Pagi, Kota Cirebon, Ilah, dikutip dari Kabar-Cirebon dan dilaman okezone.com, Selasa (5/4/2016).Menurut Ilah, bawang merah kualitas nomor satu juga ukurannya lebih kecil dari biasanya. Sehingga untuk tingkat eceran harganya dipatok Rp 50 ribu. “Kiriman bawang merah dari distributor juga berkurang, hal itu yang memicu kenaikan harga,” ujarnya.Tanam gilirSementara itu, Sekjen Dewan Bawang Nasional (Debanas), Mudatsir mengatakan, saat ini bawang merah sedang memasuki puncak kenaikan harga atau akhir masa paceklik yang nantinya akan disusul dengan panen raya. Hal itu diungkapkan untuk mengomentari kenaikan harga bawang merah yang kembali terjadi di awal April 2016 di sejumlah daerah, khususnya Kota Cirebon.“Beberapa daerah produsen bawang merah di Jawa Timur dan Jawa Tengah sudah mulai panen raya,” katanya.Menurutnya, produksi bawang merah di Jabar yang ada di wilayah Cirebon berlangsung sepanjang waktu. Sebab, sudah menerapkan pola tanam bergilir.Adapun, kata dia, harga bawang merah di tingkat petani saat ini berkisar Rp 23 ribu per kilogram untuk bawang merah berdaun dan Rp 25 ribu untuk bawang merah tak berdaun. “Tingginya harga bawang merah untuk eceran lantaran posisinya saat ini berada di puncak kenaikan harga,” pungkasnya.(Fit)