Matatelinga.com, Mayarakat Kepulauan Nias Sumatera Utara, kini memasuki hari ke-empat krisis listrik. Kondisi ini diakibatkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang ada di Idanoi dan Moawo berkapasitas 20 mv dinonaktifkan oleh rekanan penyuplai listrik di pulau Nias. Seperti dilansir dari laman okezone.comPemadaman yang terus berlanjut tersebut membuat warga dan mahasiswa geram. Mereka pun melakukan aksi pengumpulan koin dengan turun ke jalan. Nantinya koin tersebut akan diserahkan kepada PT PLN area Nias.Menurut pimpinan aksi Yaseroro Zendrato, pengumpulan koin ini akan terus dilakukan hingga satu pekan depan guna membantu PT PLN area Nias membayar hutangnya kepada rekanan yang menyuplai kelistrikan di pulau Nias sehingga tidak terjadi pemadaman lagi.“Ini akan terus dilakukan hingga satu pekan depan. Untuk membantu PT PLN area Nias membayar hutangnya, sehingga tidak terjadi pemadaman lagi,” ujar Yaseroro di Gunung Sitoli, Selasa (5/4/2016).Warga yang melintas di jalan tempat diadakannya aksi pengumpulan koin langsung berhenti dan turut menyumbang koin. Partisipasi warga ini dilakukan karena mereka turut kecewa dengan kinerja PT PLN yang sudah memadamkan listrik hingga empat hari berturut turut(Fit)