Matatelinga.com, Bank Indonesia (BI) hari ini akan mengakhiri rapat dewan gubernur (RDG) yang berlangsung sejak Rabu, 20 April kemarin. Nantinya, BI juga akan mengumumkan beberapa kondisi perekonomian Indonesia termasuk keputusan suku bunga acuan (BI Rate).Kamis (21/4/2016), World Bank atau Bank Dunia menyebutkan, saat ini BI masih memiliki ruang untuk kembali memberikan stimulus moneter dengan menurunkan suku bunga. Meskipun harus dilakukan secara berkala. Dilansir dari laman okezone.comMenurut Kepala Ekonom Bank Dunia untuk Indonesia Ndiame Diop, BI perlu kembali menurunkan suku bunga secara berkala untuk sinergi dengan stimulus fiskal yang diberikan pemerintah. Namun penurunan suku bunga tersebut juga harus memperhitungkan kondisi ekonomi global.Sementara itu, Peneliti CORE Indonesia Adhamaski Pangeran menilai sebaiknya BI jangan terlalu cepat menurunkan BI Rate. Pasalnya, hal ini nantinya juga diiringi oleh kebijakan pemerintah untuk melakukan pemotongan anggaran dan bertolak belakang dengan kebijakan BI untuk berupaya menggenjot pertumbuhan ekonomi dengan menurunkan BI Rate.Seperti diketahui, BI hingga saat ini telah menurunkan tingkat acuan suku bunga (BI Rate) tiga kali berturut-turut. Kini, BI rate berada pada level 6,75 persen.(Fit)