Matatelinga.com, Cuaca ekonomi tengah tidak bersahabat lantaran pelemahan ekonomi Tiongkok yang ikut memukul harga komoditas. Tahun 2015 adalah tahun yang kurang menguntungkan.
Penurunan harga komoditas ekspor Indonesia tahun 2015 terutama bersumber pada penurunan harga batu bara, minyak kelapa sawit, dan karet. Berikut ini penjelasannya seperti dikutip dari laporan ekonomi Bank Indonesia, seperti dikutip Jakarta.
1. Batu Bara
Harga batu bara turun hingga 24,5 persen pada tahun 2015 yang disebabkan oleh penurunan impor Tiongkok sejalan dengan kebijakan pemerintah Tiongkok untuk melindungi industri dalam negeri dan kebijakan pengurangan emisi karbon dalam pembangkit listrik.
2. Minyak Kelapa Sawit
Sementara itu, harga minyak kelapa sawit turun 8,2 persen dipicu oleh oversupply minyak kelapa sawit di Malaysia. Selain itu, rendahnya harga kacang kedelai dan minyak dunia sebagai barang substitusi turut menurunkan harga minyak kelapa sawit.
3. Karet
Harga karet melemah 18,6 persen selama tahun 2015 disebabkan oleh turunnya permintaan Tiongkok terhadap karet alam. Penurunan harga karet ini juga sejalan dengan bergesernya permintaan karet alam ke karet sintetis yang harganya menurun sejalan dengan turunnya harga minyak dunia. Di samping itu, tertekannya harga karet juga didorong oleh pelemahan industri otomotif.
(Mtc)