Matatelinga.com, Untuk diketahui, Bulog menyatakan kesiapannya menyediakan bawang merah hingga 23.000 ton dari 12.600 ton bawang merah yang dibutuhkan.Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) mengapresiasi langkah pemerintah yang telah memastikan ketersedian bawang selama bulan puasa dan Lebaran 2016 tercukupi. Ikappi pun yakin harga bawang berhasil tertekan di musim Lebaran kali ini.
"Antisipasi di bawang cukup stabil yang dilakukan pemerintah. Adanya pengiriman dari Jawa Timur yang ditempatkan di Gudang Bulog, membuat kemungkinan menekan harga bawang," ujar Ketua Umum Ikappi Abdul Mansuri sperti yang dilansir Okezone.
Abdul menyarankan, supaya harga bawang benar-benar tertekan, sebaiknya pemerintah tidak membuat yang namanya Operasi Pasar (OP). Pasalnya, ada kemungkinan oknum-oknum yang menaikan stok-stok OP nantinya.
"Harga bawang bisa ditekan dengan catatn Bulog mensuplai langsung ke pasar-pasar, jangan OP di pinggir jalan. Kalau dipinggir jalan akan ada Oknum Bulog yang main," tuturnya.
Di sisi lain, kata Abdul, Ikappi masih menunggu laporan khususnya dari pasar induk terkait ketersediaan stok pangan menjelang puasa. Ikappi belum bisa meng-update berapa kebutuhan stok pangan agar aman terkendali selama puasa dan Lebaran 2016.
"Kebutuhan setiap pasar kan beda-beda. Jadi belum bisa diakumulasikan berapa total kebutuhan. Untuk sekarang saja data stok di pasar belum diberikan. Kemungkinan sore ini baru dilaporkan," tuturnya.
(Mtc)