Matatelinga.com, Pasar saham Asia dibuka tergelincir karena investor bersiap untuk kenaikan suku bunga AS dalam waktu dekat. Pasalnya, beberapa data ekonomi Amerika yang positif, telah membuat the Federal Reserve mempertimbangkan kenaikan suku bunga tengah tahun ini.Melansir Reuters dan dikutip dari laman okezone.com, Kamis (19/5/2016), indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang, .MIAPJ0000PUS, melemah 0,3 persen. Sementara untuk indeks Korea Selatan Kospi, .KS11, merosot 0,3 persen. Pasar saham Jepang, Nikkei N225, naik 1 persen berkat pelemahan yen, yang jatuh ke level terendah tiga mingguan terhadap dolar AS.Pertemuan kebijakan April menunjukkan para pejabat the Fed sepakat untuk menaikkan suku bunga Juni jika data ekonomi untuk pertumbuhan kuartal kedua lebih kuat serta inflasi dan pekerjaan tetap stabil. Pandangan ini menghidupkan kembali prospek kenaikan suku bunga pada Juni, yang baru saja dipandang sebelah mata oleh banyak investor.Di sisi lain, indeks dolar berada tipis di bawah level tertinggi tujuh mingguan pada 95,27, didorong oleh hasil surat utang US Treasury yang naik tajam. Yield benchmark US Treasury untuk tenor 10 tahun melonjak lebih dari 10 basis poin pada. Greenback pun stabil di 110,090 per USD setelah naik ke level tertinggi tiga mingguan.Sekadar informasi, Wakil the Fed William Dudley dan Stanley Fischer telah berbicara bahwa the Fed akan mempertimbangkan pandangan mereka tentang kebijakan moneter.(Fit)