Matatelinga.com, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meyakini laju inflasi tetap berada di kisaran yang telah diasumsikan dalam APBN 2016, yakni 4,7 persen. Asalkan, pemerintah mampu menjaga pasokan kebutuhan pokok.Adapun cara untuk mempertahankan laju inflasi, Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Suahasil Nazara menuturkan, pemerintah harus berupaya memberikan sinyal bahwa pasokan barang-barang kebutuhan pokok tetap ada di tengah-tengah masyarakat. Terlebih lagi, terutama dalam waktu dekat ini akan memasuki Ramadan.Sehingga, dengan upaya tersebut, harga-harga kebutuhan pokok pun tidak akan dimainkan oleh spekulan."Cara mengatasinya, kasih sinyal bahwa barang itu akan ada. Apalagi dekat puasa. Sehingga tidak dimainkan spekulan. Kalau harga diatur pemerintah, tandanya harga akan ada di bawah," ujarnya saat ditemui usai acara 2016 Mid-Year Market Outlook Citi, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis malam. Seperti dikutip dari laman okezone.comMeski demikian, dia menuturkan, laju inflasi diperkirakan akan bisa berada di kisaran 4,0 persen. Meski pemerintah mengasumsikan laju inflasi dalam APBN 2016 berada di kisaran 4,7 persen."Inflasi tahun ini asumsi pemerintah 4,7 persen tapi mungkin estimasi 4,0 persen. Moga-moga pemerintah kita tetap konsisten menjaga bagian inflasi harga bergejolak," jelasnya.(Fit)