Matatelinga.com, Indonesia memiliki tradisi yang unik terkait harga bahan-bahan kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Lebaran. Harga bahan-bahan kebutuhan pokok pada setiap momen tahunan ini selalu dirayakan dengan tradisi kenaikan.Saat ini, pemerintah mencatat kenaikan harga bahan-bahan kebutuhan pokok sudah mencapai 5 persen. Padahal, bulan Ramadan baru akan dimulai pada pekan depan.Sekretaris Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Putri K Wardani mengatakan, Indonesia bukan merupakan satu-satunya negara muslim yang merayakan Lebaran, mengingat masih ada negara lainnya yang turut merayakan. Seperti Arab Saudi dan Malaysia. Namun, di kedua negara tersebut harga bahan-bahan kebutuhan pokok tetap stabil pada sebelum dan sesudah Lebaran."Lebaran itu negara-negara di Arab, enggak ada yang naik harganya, stabil, Malaysia juga. Indonesia malah sudah naik 5 persen," ujarnya usai rapat pengendalian harga di kantor Wantimpres, Jakarta, Jumat (27/5/2016). Seperti dilansir dari lama okezone.comOleh sebab itu, lanjut dia, pemerintah harus mengoptimalkan keberadaan Koperasi Pedagang Pasar (Koppas) ataupun Koperasi Serba Usaha. Pengoptimalan koperasi-koperasi agar semua harga bahan pangan terkontrol."Jadi, kalau mata rantai dipotong tentunya barang-barang hasil tani bisa diserap, maka petani bisa mendapatkan hasil yang baik," pungkasnya.(Fit)