Matatelinga.com, Untuk lebih meningkatkan konektivitas penumpang dan barang di wilayah Sumatera Utara beserta daerah sekitarnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta PT Pelindo I melakukan pengembangan Pelabuhan Sibolga. Demikian disampaikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Menteri BUMN Rini M Soemarno ketika melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Sibolga dan Bandara DR Ferdinand Lumbantobing. Budi menjelaskan, Pelabuhan Sibolga sangat penting karena beberapa daerah di sekitarnya, seperti masyarakat Nias, sangat bergantung untuk menjalankan aktivitasnya dan memenuhi kebutuhan lainnya. "Peran Pelabuhan Sibolga cukup ideal untuk meningkatkan konektivitas barang dan penumpang di daerah Sumatera Utara dan daerah lain sekitarnya agar lebih baik," kata Budi dalam keterangannya, di Jakarta, Senin (8/8/2016). Pengembangan pelabuhan dan bandara tersebut, jelas Menhub Budi, sangat diperlukan agar konektivitas ke pusat berjalan dengan baik dan distribusi barang atau penumpang ke Nias, Medan, Padang, atau daerah lainnya berjalan dengan lebih baik. Untuk target pelaksanaan pengembangan Pelabuhan Sibolga, jelas Budi, akan disesuaikan sesuai anggaran yang tersedia. "Anggaran mestinya ada tahun depan dari PT Pelindo I dan anggarannya cukup besar," ujarnya. Mantan Dirut AP II ini menegaskan, Kementerian Perhubungan mendorong pengembangan terminal barang dan penumpang di Pelabuhan Sibolga berada dalam satu lokasi. "Saat ini terminal penumpang berada di tempat lain dan kondisinya kurang layak serta bergabung dengan tempat pelelangan ikan," terangnya. Budi menegaskan akan membuat tempat pelelangan ikan yang lebih baik. Apalagi dengan pihak pemerintah daerah yang menghibahkan aset kepada pelabuhan perikanan untuk dikelola, potensi perikanan di Sibolga akan semakin berkembang. Selain untuk melihat langsung penyelenggaraan konektivitas di pelabuhan, Budi juga meninjau Bandara DR Ferdinand Lumbantobing. Di akhir kunjungannya, Seperti dilansir dari laman okezone.comMenhub Budi menjelaskan akan melakukan evaluasi secara detil agar efektivitas penerbangan di Bandara DR Ferdinand Lumbantobing lebih baik lagi. Terkait adanya keluhan dari masyarakat bahwa tiket pesawat dari dan ke Sibolga dirasakan cukup mahal, Menhub Budi menegaskan Kementerian Perhubungan akan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi maskapai-maskapai yang ingin melayani penerbangan dari dan ke Sibolga. "Dengan banyaknya maskapai yang melayani penerbangan dari dan ke Sibolga, akan terjadi kompetisi sehingga saya harapkan harganya akan jauh lebih terjangkau," tegas Budi.Seperti Pelabuhan Sibolga, Budi menyatakan bahwa Bandara DR Ferdinand Lumbantobing juga membutuhkan pengembangan dan perluasan di area terminalnya agar dapat melayani masyarakat dengan lebih baik lagi. "Pengembangan bandara dan pelabuhan menjadi hal penting yang harus dipelajari karena Bapak Presiden sendiri akan meninjau langsung beberapa pelabuhan dan bandara dalam waktu dekat ini," tandasnya.(Fit)