Matatelinga.com, Pasar saham Asia dibuka mendekati level tertinggi satu tahunan, karena investor melihat harapan untuk kenaikan suku bunga The Federal Reserve makin redup menyusul data produktivitas AS yang lemah, yang mendorong dolar dan imbal hasil Treasury yang lebih rendah. Indeks MSCI dari pasar saham Asia-Pasifik, kecuali Jepang, .MIAPJ0000PUS naik 0,1 persen. Sementara pasar saham Jepang, Nikkei N225, turun 0,6 persen karena kenaikan yen. Indeks pasar saham dunia, yang mencakup 46 pasar, MSCI naik 0,5 persen dan menyentuh level tertinggi sejak akhir Agustus 2015. Seperti dilansir dari laman okezone.com"Setelah Data payrolls AS yang kuat minggu lalu, kami berada di posisi berharap bahwa ekonomi AS tampaknya akan membaik, sementara kemungkinan kenaikan suku bunga Fed dalam jangka dekat ini masih relatif kecil," kata kepala analis Daiwa Efek, Hirokazu Kabeya, seperti dilansir dari Reuters, Rabu Imbal hasil obligasi AS jatuh, setelah sebuah laporan menunjukkan produktivitas AS yang lemah. Akibatnya, yield obligasi untuk tenor 10 tahun turun ke 1,538 persen dari sebelumnya 1,616 persen. Di bagian negara lain, Bank sentral Inggris mengumumkan bahwa mereka akan meningkatkan pembelian obligasi, selain memangkas suku bunga dalam upaya terbaru untuk merangsang perekonomian negara.(Fit)