Matatelinga.com, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) hari ini melakukan grand launching sistem pengelolaan informasi terpadu (S-Invest). Pengembangan sistem ini disambut oleh baik oleh Otoritas Jasa Keuangan.Menurut Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan Nurhaida, sejuah ini banyak terdapat silang sistem dalam dunia pasar modal di Indonesia. "Kita bersyukur S-Invest ini ada dan menjadi program tahun 2016. Banyak sekali penyederhanaan. Katakanlah kalau dulu saling silang seperti mi bakso. Jadi dengan ini akan berdampak pada sistem yang terintegrasi pada reksadana tersebut. Ini jauh lebih sederhana," ujarnya di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (30/8/2016). Menurutnya, sistem ini dapat digunakan untuk mencegah kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam sistem pasar modal. Bahkan, kata Nurhaida, OJK juga telah mengeluarkan Peraturan OJK Nomor 28 untuk menjamin terlaksananya sistem ini. Dengan adanya sistem ini, Nurhaida menyatakan bahwa pasar modal Indonesia merupakan salah yang terbaik di Asia Tenggara dalam hal pengelolaan sistem. Dengan sistem ini, pengawasan pun juga dapat dengan mudah dilakukan. "Untuk tahun ini saya yakin bahwa sistem kita adalah yang paling maju di Asean. Saya pikir Anda (Korea) setuju dengan hal ini. Karena kita lihat market kita cukup besar," jelas Nurhaida. "OJK percaya bahwa industri pengelolaan investasi tidak akan berkembang kalau tidak ada sistem yang bagus. Sistem ini juga mempermudah kita melakukan pengawasan," tutupnya.(Fit/Okz)