Matatelinga.com, Tercatat dalam lima tahun terakhir Bank Kalbar mampu memberikan dividen bagi Pemprov Kalbar. Pada 2011 jumlah setoran modal ke Bank Kalbar sebesar Rp181,3 miliar lebih dan dividen yang didapat oleh Pemprov Kalbar sebesar Rp47 miliar lebih.Wakil Gubernur Kalimantan Barat Christiandy Sanjaya mengatakan, Pemerintah Kalimantan Barat telah menambah penyertaan modal ke PT BPD Kalbar. Penambahan itu dilakukan setelah Raperda Penyertaan modal disahkan menjadi perda.Senin (5/9/2016)Penambahan penyertaan modal ini, dijelaskan Wagub untuk memperkuat BPD Kalbar. Pada periode 2012, penyertaan modal yang diterima Bank Kalbar sebesar Rp226 miliar. "Dividen yang diterima Pemprov Kalbar sebesar Rp54 miliar lebih," ungkapnya Senin (5/9/2016)Sementara pada 2013, jumlah setoran ke Bank Kalbar sebesar Rp281 miliar lebih dengan dividen sebesar Rp62 miliar lebih untuk Pemprov Kalbar. Kemudian tahun 2014 jumlah setoran modal sebesar Rp336 miliar lebih dan mendapatkan dividen sebesar Rp65 miliar lebih."Terakhir tahun 2015 lalu, Pemprov kembali memberikan penyertaan modal ke Bank Kalbar sebesar Rp381 miliar lebih dan mendapatkan dividen sebesar Rp69 miliar lebih," katanya.Dia menjelaskan tambahan penyertaan modal diberikan karena mengingat Bank Kalbar sebagai kelengkapan otonomi daerah yang berfungsi sebagai sarana pengembangan otonomi daerah sekaligus sumber PAD bagi Kalbar."Kemudian dari data kredit yang disalurkan juga meningkat. Setiap tahunnya meningkat sebesar 15 persen. Karena itu penyertaan modal yang diberikan pemerintah ke Bank Kalbar berbanding lurus dengan jumlah kredit yang disalurkan kepada masyarakat," paparnya.Semakin besar penyertaan modal maka semakian kuat kemampuan Bank Kalbar untuk menyalurkan kredit ke masyarakat. "Harapannya iklim usaha tumbuh dan kas daerah pun bertambah,” pungkasnya. (Fit/okz)