Matatelinga.com, Wall Street dibuka lebih merosot, karena saham sektor energi jatuh disebabkan harga minyak yang makin merosot. Selain itu, sektor keuangan juga terpukul akan proyeksi kenaikan suku bunga The Fed.Harga minyak turun lebih dari 1 persen, setelah laporan dari Badan Energi Internasional yang menyatakan kelebihan pasokan global masih akan terus terjadi. Sekira 10 sektor besar di indeks S P 500 melemah, dengan sektor turun 1,56 persen. Sementara sektor keuangan turun 1,43 persen.Selasa (13/9/2016)Para pedagang memperkirakan kenaikan suku bunga The Fed pada tidak akan terjadi pada pertemuan 20-21 September. Goldman Sachs juga memperkecil prediksi kenaikan suku bunga dapat dilakukan lebih cepat, dari 40 persen menjadi 25 persen.Indeks Dow Jones Industrial Average turun 123,13 poin atau 0,67 persen menjadi 18.201,94, indeks The S & P 500 turun 15,4 poin atau 0,71 persen menjadi 2.143,64, indeks Nasdaq Composite turun 20,41 poin atau 0,39 persen menjadi 5.191,48.Indeks S&P 500 mencatat tidak ada saham yang berada di level tertinggi mereka selama 52-mingguan, sementara dua saham menyentuh level terendahnya. Sedangkan indeks Nasdaq mencatat enam saham memasuki level tertinggi baru dan sembilan jatuh ke level terendah baru. (Fit/Okz)