Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Petani di Majalengka Terancam Akibat Serangan Tikus Ganas
Serangan Tikus

Petani di Majalengka Terancam Akibat Serangan Tikus Ganas

Admin - Rabu, 14 September 2016 11:20 WIB
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Petani di Kelurahan Simpeureum dan Desa Tajur, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka mengeluhkan serangan tikus yang sangat mengganas serta hama beureum hingga mengancam terjadinya gagal panen.Akibat mengganasnya serangan tikus sebagian petani terpaksa menanami kembali areal sawahnya, ada pula yang membiarkan sawahnya tida diurus dengan alasan tidak ada lagi biaya untu modal menggarap serta bibit.Rabu (14/9/2016)Hasan, Mamah dan Sakim warga Kelurahan Simpeureum misalnya, hampir seluruh tanaman padinya di Blok Titisara diserang tikus sejak tanaman padi baru berumur tiga mingguan. Tanaman yang harusnya mulai beranak batangnya habis digigiti tikus, serangan berlangsung hingg saat ini. Akibatnya kondisi padi yang harusnya sudah mulai berbunga kini kerdil.“Tikus ini memakan batang padi semua tanaman yang ada ditengah habis tidak tersisa, yang tersisa tinggal deretan di pinggir pematang, malah di bagian ujung sawah semua tidak tersisa. “ ungkap Mamah.Anehnya menurut Mamah serangan tikus terjadi hingga kondisi padi sudah berbungan, akibatnya batang padi berserakan di bawah dan sebagian lagi dibawa ke sisi lubang tikus. Mereka akhirnya kini membiarkan sawahnya tidak dipelihara karena bila dipelihara hanya akan menghabiskan biaya besar sementara Mamah kini tidak ada lagi uang untuk biaya pemeliharaan.Hal yang sama di lakukan Hasan, malah sawah miliknya kini tumbuh rumput yang hampir menyamai tanaman padinya. Bila sawahnya tidak diserang tikus kondisi tanaman harusnya sudah mulai bunting dan bahkan berbungan seperti sawah milik petani lain yang masa tanamnya sama.Sawah milik Sekem selain diserang tikus kini diserang hama merah serangannya sporadis, akibat serangan hama tersebut dia memastikan akan mengalami gagal panen. Pasalnya menurut Sekem, tanaman yang sudan terkena serangan hama beureum tidak pernah berbunga, kalaupun berbunya tumbuh hampa.“Hama seperti ini sulit dibasmi, entah obat apa yang bisa membasmi hama beureum seperti ini. Hanya pengalaman bila serangan ini terjadi maka akan mengancam gagal panen,” ungkap Sekem.Sedangkan Sawah milik Somad di Blok Tarikolot, Desa Tajur begitu tanaman padinya habis diserang tikus dia segera membuat persemaian kembali dan mengolah ulang sawahnya. Kini kondisi tanamannya relatif lebih baik meskipun hama beureum tetap muncul. “Kalau sekarang tanaman sudah cukup besar tidak mungkin menanam ulang,” kata Somad.Sementara itu Tatang dan Yanto petani di Desa Pasirmalati, Kecamatan Dawuan mengeluhkan curah hujan yang terus menerus terjadi disaat malam hari. Hal tersebut akan memicu munculnya aneka hama seperti ulat, jamur, tikus dan lembing batu. “Hujan malam hari itu dipastikan serangan hama bakal muncul, panenpun akan terancam gagal,” ujar Tatang.Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Majalengka Wawan Suwandi disertai Kepala Bidang Tanaman Pangan, Taham mengakui munculnya serangan tikus dan sundep disejumlah daerah, termasuk diantaranya Desa Ligung, Ampel, Kecamatan Ligung yang lahan sawahnya berdekatan dengan aliran sungai Cimanuk. Namun saat ini menurutnya sebagian sudah teratasi karena Dinas Pertanian menyediakan obat-obatan.“Hujan malam hari memang rentan hama segala hama penyakin seperti sundep, jamur, tikus segalampenyakit ada. Bagi petani yang sawahnya diserang hama bisa segera mengajukan permohonan bantuan obat-obatan, kebetulan obat-obatan masih tersedia,” ungkap Taham. (Fit/Okz)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Petani Minta Polda Sumut Tangkap Mafia Bawang Ilegal

Ekonomi

Tantang Invasi Darat Pasukan AS, Pimpinan Militer Iran: Kami Telah Lama Menunggu

Ekonomi

Ketua parlemen Iran: "Tidak ada negosiasi yang berjalan dengan Amerika Serikat"

Ekonomi

Benjamin Netanyahu Berhari-hari Tidak Tampil di Publik, Gimana Kabarnya...?

Ekonomi

Api Berkobar di Sejumlah Tempat Tel Aviv, Seperti Neraka

Ekonomi

Akan Ada 502 Ha Lahan TORA di STM Hulu, Difokuskan Tanam Bawang