Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Harga Gabah Yang Mahal Jadi Penyebab Harga Beras Melambung
Harga Beras

Harga Gabah Yang Mahal Jadi Penyebab Harga Beras Melambung

Admin - Sabtu, 17 September 2016 16:35 WIB
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Harga beras Indonesia saat ini dinilai masih lebih mahal jika dibandingkan harga beras Thailand. Padahal Indonesia memiliki lahan pertanian yang jauh lebih luas di bandingkan negeri Gajah Putih tersebut.Pengamat Pangan Universitas Negeri Lampung Bustanul Arifin mengatakan, hal itu mengindikasikan bahwa ada yang salah dari sisi rantai distribusi beras. Sebab, menurut catatannya harga gabah di sisi hulu hanya berkisar Rp4-5 ribu per kg, namun ketika sampai ke konsumen harganya bisa mencapai Rp12 ribu per kg."Ini berarti ada yang enggak benar dong. Di rantainya itu. Itu dari produksi, ke hulu, ke penggilingan, kemudian ke perdagangan, itu ada yang enggak benar. Makannya harga beras kita bisa lebih mahal dari Thailand," Kata Bustanul di bilangan Menteng, Jakarta, Sabtu (17/9/2016).Menurutnya rantai distribusi beras di Indonesia terlalu panjang, sehingga menyebabkan harga beras yang tinggi. Panjangnya rantai distribusi juga mengindikasikan adanya kartel yang bermain."Jadi penelitian kami yang betul-betul terbukti itu, ini kan rantainya enggak harus panjang. Mulai dari pasar, lostnya sangat tinggi. Kenapa? Karena kalau panen pada saat musim basah, kemudian pengering tidak jalan, beras digiling itu pecah. Kalau pecah bukan high quality lagi," imbuhnya.Dia melanjutkan, berdasarkan survei yang dilakukannya juga menunjukkan bahwa persoalan yang dihadapi petani saat ini adalah ketersediaan bahan baku."Jadi berarti data selama ini sebagian besar petani mengaku kekurangan dan kesulitan bahan baku. Jadi di situlah efisiensi mulai timbul. Mulai terpusat dan pada akhirnya yang harus bayar harga efisiensi itu, terus sampai ke atas sampai ke Rp12 ribu," pungkasnya. (Fit/Okz)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Harga TBS Sawit Di Provinsi Sumatera Utara Periode 27 Mei - 2 Juni 2026, Usia 10 - 20 Tahun Turun Rp 649,80 / kg

Ekonomi

Ini Tampang Pemilik Sabu

Ekonomi

Pemuda ber-HP Mahal Disel Polsek Bilah Hulu

Ekonomi

Kapolres Pematang Siantar Raih Penghargaan The Best Inspiring and Integrity Women 2026

Ekonomi

Harga TBS Terjun Bebas, Petani Sawit Mengeluh

Ekonomi

Simak Perkembangan Harga Emas Pagi Ini