Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Sri Mulyanto Mendulang Rupiah dari Pelepah Pisang
Pelepah Pisang

Sri Mulyanto Mendulang Rupiah dari Pelepah Pisang

Admin - Minggu, 18 September 2016 10:43 WIB
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Berawal dari banyaknya pelepah pisang yang kurang dimanfaatkan di sekitar rumah, Sri Mulyanto, warga Desa Keser, Kecamatan Tunjungan, Blora, Jawa Tengah, berkreasi dengan membuat sketsa wajah. Dari kreativitas tersebut, saat ini ia dilirik para pencinta sketsa.Sri Mulyanto membuat karya seni bernilai ekonomis dengan memanfaatkan pelepah pisang kering. Ia berkreasi untuk membuat hasil karya yang bernilai dengan berbekal alat seperti lem, gunting, penggaris, pisau, dan cutter.Minggu (18/9/2016)Yanto menyulap pelepah pisang menjadi sebuah hasil karya sketsa yang menarik. Melalui ketelitian dan kesabaran, satu per satu ia menyusun pelepah pisang sesuai pesanan gambar yang ada sketsa wajahnya, salah satunya presiden pertama RI Soekarno. Yanto juga membuat sketsa wajah Bupati Blora dan Wakil Bupati Blora.Satu per satu Yanto menempelkan pelepah pisang di atas tripleks yang sudah dilukisnya. Usaha yang ia rintis hampir empat tahun terakhir ini sudah mampu menembus pasaran luar Blora. Sejumlah daerah seperti Bali, Bengkulu, Yogyakarta, Batam, dan sekitar Blora sendiri sudah menginginkan hasil karya dari tangannya.“Dengan memanfaatkan pelepah pisang itu kini memiliki penghasilan cukup untuk memenuhi kebutuhan keseharian, saya bercita-cita outlet sendiri untuk menyimpan hasil karya tersebut,” ujar Yanto.Dalam menyelesaikan satu karya, ia mampu paling cepat empat hari, tergantung kerumitan pesanan. Sketsa pelepah pisang tersebut memiliki harga yang berbeda-beda, ukuran 40 x 60 cm dengan tingkat kesulitan yang sedang ia banderol Rp450 ribu. Sedangkan ukuran yang lebih besar mampu menembus hingga Rp5 juta.Yanto menyatakan tak ada kesulitan dalam membuatnya, sebab semua bahan baku masih muda dijumpai di sekitaran rumah. Saat ini ia mengatakan dalam pemasaran memanfaatkan dengan akun media sosial Facebook bernama Gendon Art. (Fit/Okz)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Bupati Resmi Buka O2SN Tingkat SD, Ajang Pencarian Talenta Atlet Muda Deliserdang

Ekonomi

Pemkab Deli Serdang Gandeng Kementerian HAM Selesaikan Persoalan Aset di Lahan HGU

Ekonomi

Bupati Lantik Dua Kepala Dinas Definitif Bersama 18 Pejabat Lainnya

Ekonomi

Pengembangan RSUD Bangun Purba Menuju Tipe C Resmi Dimulai

Ekonomi

Musa Rajekshah Apresiasi Semangat Berqurban Kader Pemuda Pancasila Sumut

Ekonomi

Lima Buah Segar di Konsumsi di Pagi Hari