Matatelinga.com, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) menginginkan tiga kabupaten di Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi lumbung pangan jagung nasional. Adapun salah satunya adalah Kabupaten Sumbawa.Guna mencapai tujuan tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kebagian tugas untuk menggarap bendungan yang bertujuan untuk pengairan. Tidak hanya itu saja, Kementerian PUPR juga diperintahkan untuk menggarap prasarana jalan dan jembatan di sana."Jadi, tadi ada Kementerian Pertanian, Kementerian Kehutanan, Kemenhub dan saya. Dan saya tugasnya menyediakan air dan prasarana jalan dan jembatan dalam rangka itu. Ada beberapa bendungan dan embung yang sedang kita rencanakan dalam rangka pelaksanaan itu," ucapnya saat ditemui di Gedung BPPT, Jakarta, Senin (19/9/2016).Adapun kapasitas bendungan dan embung yang sudah maupun akan digarap disesuaikan dengan jumlah produksi jagung di sana. Apalagi Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan telah meminta agar pemerintah daerah (pemda) setempat mampu memproduksi jagung hingga dua kali lipat dari biasanya yang mencapai satu juta ton."Sekarang ini dilaporkan oleh Pak Wagub produksinya sekitar 1 juta ton jagung. Pak Menko minta di-double, dua kali lipatnya. Jadi saya harus siapkan air," tuturnya.Saat ini, ada tiga bendungan di NTB yang proses pembangunannya terus berjalan yakni Bendungan Tanju, Bendungan Mila, dan Bendungan Bintang Bano. Daya tampung masing-masing bendungan itu sebesar 18,27 juta meter kubik, 6,57 juta meter kubik dan 65,48 juta meter kubik. Ketiga bendungan itu mampu menyediakan kebutuhan air irigasi untuk lahan pertanian seluas 4 ribuan hektar."Kami sekarang dalam on going ada tiga sebenarnya, Bendungan Bintang Bano, Bendungan Tanjo dan Bendungan Mila," tuturnya.Namun demikian, pihaknya juga ada beberapa embung yang telah digarap sejak 2015, 2016 dan 2017. Adapun kapasitas rata-rata untuk embung besar adalah sekitar 500 ribuan meter kubik (m3). Ditargetkan seluruhnya akan rampung pada 2017."Kalau yang besar, lima embung besar dan puluhan embung kecil. Yg embung besar itu sekitar 500 ribuan m3, di bawah 500 ribu m3. Karena yang di atas 500 ribu m3 itu sudah bendungan besar," pungkasnya. (Fit/Okz)