Matatelinga.com - Limbah kaca, jika dibuang sembarangan sangat berbahaya bagi lingkungan. Namun jika didaur ulang, justru akan mendatangkan keuntungan yang berlimpah. Ini dibuktikan olah ibu Wayan Nuri seorang pengusaha kerajinan gelas di desa Mas, Ubud, Gianyar, Bali. Dari gagasannya, limbah kaca disulap menjadi gelas bola bernilai seni yang dipadukan dengan limbah kayu.Perpaduan dua gelas dan kayu ini pun dikemas menyatu seperti gelembung air yang bergerak di celah kayu. Tidak sekedar barang pajangan, kerajinan ini juga multifungsi mulai dari vas bunga, akuarium serta peruntukan lainnya. Minggu (25/9/2016)Dengan keunikannya, tak heran jika banyak wisatawan yang mampir dan mewajibkan diri untuk mengkoleksinya sesuai kebutuhan.Ibu Wayan Suri adalah pengusaha dan perajin yang menggagas kerajinan istimewa ini. Dirinya menggeluti usaha ini sejak sembilan tahun lalu. Berawal dari kebuntuan usaha kerajinan patung yang digeluti sebelumnya.inspirasinya kemudian tercetus ketika gundah melihat tumpukan limbah kaca dan kayu di lingkungannya. Berbekal rasa penasaran yang tinggi, dibantu adik-adiknya, Wayan pun mencoba mendaur ulang limbah kaca ini dan disulap menjadi gelas cembung beragam rupa ini. Untuk menambah artistik dipadukan dengan limbah kayu bekas kerajinan patung yang sebelumnya dijadikan kayu bakar.“Kini, tidak hanya melayani konsumen yang datang langsung ke show roomnya, mulai kewalahan melayani pesanan ekspor ke berbagai negara,” ujarnya.Usaha yang digeluti ibu Wayan ini pun mendapat respons positif sehingga dengan cepat berkembang. Kini ia memiliki 45 pegawai dengan hasil produksi mencapai 50 vas bunga dan70 hiasan mangkuk besar dalam sehari. Harga yang ditawarkan pun cukup bervariasi, mulai dari Rp100 ribu hingga puluhan juta Rupiah sesuai ukuran dan tingkat kerumitan. (Fit/Okz)