Matatelinga.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono optimistis proyek renovasi Gelora Bung Karno (GBK) akan selesai tepat waktu pada Oktober 2017. Seperti diketahui, renovasi dilakukan untuk mendukung pelalsanaa Asian Games XVIII pada 2018."Saya optimistis akan selesai sesuai target semuanya Oktober 2017 nanti, saat ini untuk di GBK hampir semuanya sekitar 2 persen,” katanya seperti dilansir laman resmi Kementerian PUPR, Minggu (2/10/2016).Sementara menurut Basuki, untuk penataan kawasan sekitar area GBK saat ini sudah memasuki tahap desain sehingga bisa segera menyusul untuk dikerjakan. "Penataan kawasan ini perlu sehingga tidak hanya venue nya saja yang baru, tapi kawasannya juga diharapkan lebih nyaman," ujarnya.Dalam kunjungan tersebut Menteri Basuki didampingi Direktur Jenderal Cipta Karya Sri Hartoyo, Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Syarif Burhanudin dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja.Sementara Direktorat Jenderal Cipta Karya bertugas merenovasi dan rehabilitasi venues di komplek GBK serta melakukan penataan. Dia menyampaikan bahwa Direktorat Jenderal Cipta Karya akan merenovasi 14 bangunan venues di Kawasan Komplek GBK.14 bangunan tersebut yaitu Stadion Utama, lalu Tennis Indoor dan Outdoor, Gedung Stadion Madya, Gedung Basket, Lapangan Hockey, Lapangan Panahan, Lapangan Sepakbola A/B/C, Stadion Renang dan Istora Senayan. Selain melakukan renovasi, Ditjen Cipta Karya juga akan menata kawasan GBK untuk menciptakan kualitas ruang luar bangunan venue yang lebih baik namun dapat menyatu dengan bangunannya. Perbaikan juga dilakukan terhadap sarana dan prasarana luar bangunan seperti gerbang, loket, pedestrian, parkir, pagar, tempat duduk, toilet. Kemudian penanda kawasan, food court, playground, outdoor gym dan sampah.Direktorat Jenderal Cipta Karya telah melakukan penandatanganan empat paket konstruksi terintegrasi rancang dan bangun (design and build) untuk pembangunan dan rehabilitasi venue Gelora Bung Karno (GBK) dan lima paket konsultan manajemen kontruksi senilai Rp 1,2 triliun pada 15 Agustus 2016 lalu. (Fit/Okz)