Matatelinga.com - Saat ini masih ada banyak rumah tangga yang belum teraliri listrik, sehingga Pemerintah menargetkan tahun 2019 target elektrifikasi di Indonesia menyentuh angka 97%. "Sekarang 6,7-6,8 juta belum dapat listrik. Tiap tahun 2 juta rumah tangga baru harus dapat listrik minimal itu. Maka tahun 2019 paling tidak 97% rasio elektrifikasi atau kepala keluarga dapat listrik," ujar Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman di Dewan Pers Jakarta, Minggu (4/12/2016).Untuk itu, pemerintah akan melakukan pencabutan subsidi kepada rumah tangga yang dinilai tidak berhak mendapatkan subsidi. Dengan demikian pencabutan subsidi itu bisa dialihkan untuk rumah tanggan yang selama ini belum teraliri listrik."Untuk 450 (volt ampere/va) semuanya tidak mampu, jadi kita tidak ubah itu. Waktu kita naik ke 900 va mayoritas adalah masyarakat mampu berdasarkan data Kementerian Sosial (Kemensos) dan TNP2K. Ini yang kita harus meluruskan, jadi dari 900 va itu kita pilah yang tidak mampu tetap dapat yang mampu kita tarik," lanjut Jarman.Selain untuk melistriki daerah-daerah yang belum teraliri listrik. Dengan pencabutan subsidi oleh kalangan mampu, nantinya dana itu akan digunakan juga untuk membangun infrastruktur lainnya."Untuk bangun infrastruktur jalan maupun listrik untuk masyarakat atau saudara kita yang belum dapat listrik," ungkapnya.(Mtc.Okz)