Matatelinga - Jakarta, Seiring dengan langkah pemerintahnya untuk menekan pasar properti di negara tersebut. Harga properti di Singapura turun untuk pertama kali sejak kuartal I tahun 2012. Berdasarkan data Urban Redevelopment Authority, harga properti di Singapura turun 0,9 persen pada kuartal akhir tahun 2013. Demikian dilansir dari World Property Channel, Minggu (26/1/2013).Anjloknya harga rumah pada kuartal IV-2013 tersebut membuat kenaikan harga rumah tidak setinggi tahun 2012. Tercatat, sepanjang periode 2013, harga rumah di Singapura naik 1,1 persen, lebih rendah dari kenaikan di tahun 2012, yakni 2,9 persen.Pada tahun 2009, Ppemerintah Singapura memulai kampanye untuk menekan harga rumah. Kebijakan baru pun diambil pada akhir musim panas lalu kerena harga properti terus naik.Tren penurunan harga ini tampaknya terus berlanjut. Pada keterangan yang dirilis pemerintah Singapura pada awal bulan ini, penjualan rumah di Singapura juga anjlok lebih dari 80 persen.Penjualan rumah yang dilakukan oleh sejumlah pengembang juga turun menjadi hanya 14.948 unit pada tahun 2013, dibandingkan tahun 2012 yang mencapai 22.197 unit.(Okz/Adm)