MATATELINGA, Simalungun: Karya bakti merupakan program teritorial TNI AD yang memiliki dua program. Yakni program yang bisa dilakukan dengan koordinasi komando setempat dengan pemerintah daerah serta program yang dibatasi ruang dan waktu. "Penanaman jagung menjadi salah satu program Presiden Jokowi dalam membangun wilayah dari wilayah tertinggal, kegiatan ini juga bekerjasama dengan kementerian dalam meningkatkan swasembada pangan dan saya hadir di sini merupakan implementasinya," beber Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) TNI AD Jenderal TNI Mulyono di Nagori Batu Dua Puluh, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun saat membuka Karya Bhakti TNI Kodim 0207 Simalungun tahun 2017 yang ditandai dengan penyerahan peralatan kepada 3 orang perwakilan dari TNI, Polri dan masyarakat, Rabu (24/5/2017).Kegiatan dihadiri Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) TNI AD Jenderal TNI Mulyono, para Asisten Kasad, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Pangdam I/BB dan jajarannya, Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM, Wakil Bupati Simalungun Ir Amran Sinaga MSi, Danrindam I/BB, Danrem 022/PT, serta Dandim 0207 Simalungun, Kapolres Simalungun AKBP, Dandenpom I/1 Pematangsiantar, serta jajaran Pemerintahan Kabupaten Simalungun.Dandim 0207 Simalungun, Letkol Inf Oni Kristiyono Goendong dalam laporanya mengatakan bahwa pelaksanaan Karya Bhakti TNI dimulai tanggal 24 Mei hingga 24 Agustus 2017 bertempat di Nagori Bunggaran Kariahan menuju Nagori Parapat Huluan Kabupaten Simalungun. Sasaran fisik antara lain pengerasan jalan rabat beton, pembuatan bronjong, pemasangan batu drainase dan pembuatan tembok penahan. Sedangkan sasaran non fisik berupa penyuluhan kerukunan umat beragama, bahaya narokoba, pertanian dan wawasan kebangsaan. Adapun personil yang dilibatkan terdiri dari TNI Kodim 0207 Simalungun, Pemkab Simalungun, dan masyararakat.Pada kesempatan yang sama, Bupati Simalungun Dr JR Saragih SH MM mengatakan karya bakti dan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) telah dilakukan sejak 2010. Hasilnya, sangat bermanfaat bagi masyarakat sehingga ini menjadi apresiasi bagi TNI khususnya. "Melalui karya bakti ini, tentunya masyarakat di Simalungun sangat terbantu. Apalagi, penanaman jagung ini akan terus ditambah dari 50 hektar menjadi 1.400 hektar sehingga bibit jagung yang baik bisa dimanfaatkan masyarakat, selain itu bibitnya akan diserahkan kepada masyarakat bukan buat pemerintah daerah maupun bukan untuk TNI," katanya.(Mtc/amr/rel)