Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Bappeda Sebut Kondisi Sosial Ekonomi Semakin Baik

Bappeda Sebut Kondisi Sosial Ekonomi Semakin Baik

- Senin, 29 Mei 2017 01:14 WIB
google/net
Ilustrasi
MATATELINGA, Medan: Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut, Irman Dj Oemar menyatakan beberapa indikator pembangunan provinsi ini yang telah menunjukkan peningkatan antara lain pertumbuhan ekonomi Sumut pada tahun 2016 menjadi 5.18 persen lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun yang sama yakni berada pada angka 5.02 persen."Provinsi Sumut terus berupaya meningkatkan berbagai indikator pembangunan baik makro ekonomi maupun sosial melalui berbagai sektor pembangunan," kata Irman, kemarin. Demikikan juga idikator lainnya seperti PDRB per kapita Provinsi Sumut yang tercatat terus meningkat. Dia meyebutkan PDRB perkapita Sumut naik dari Rp 41.02 juta pada tahun 2015 menjadi Rp44.56 juta pada tahun 2016.Sementara indeks ketimpangan Sumut juga dinilai lebih baik dibanding dengan indeks gini nasional. Pada tahun 2016, indeks ketimpangan nasional berada pada angka 0.40, sedangkan Sumut menunjukkan angka 0.32. "Berdasarkan pembagian kategori ketimpangan Sumut berada pada kategori sedang (0.3 - 0.5)," ujar Irman.Untuk persentase tingkat pengangguran terbuka pada 2016 juga mengalami penurunan dibanding dengan tahun 2015. Pada 2016 tingkat pengangguran terbuka tercatat sebesar 5.84 persen sedangkan tahun 2015 tercatat sebesar 6.71 persen atau berkurang sebesar 1.13 persen. Sedangkan untuk pencapaian pendapatan daerah pada APBD tahun anggaran 2013 hingga 2017 menunjukkan pertumbuhan pendapatan daerah yang terus meningkat. Pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2016 mencapai 10.44 Triliun yang meningkat dibanding 2015 yang hanya Rp8.48 Triliun.Alokasi belanja daerah di tahun 2016 juga mengalami peningkatan sebesar 16.01 persen dengan porsi Belanja Tidak Langsung (BTL) sebesar 74.26 persen dan Belanja Langsung (BL) sebesar 25.74 persen. Kurun waktu hingga 2017, kata dia komposisi belanja daerah terus mengalami peningkatan dengan kenaikan sebesar 27.30 persen dari tahun 2016-2017 dengan nilai sebesar Rp13.03 triliun dan porsi BTL sebesar 66.45 persen serta BL sebesar 33.55 persen.Angka kemiskinan Provinsi Sumut pada 2016 berada pada angka 10.27 menurun dibanding 2015 yang tercatat 10.53 persen. Indikator-indikator lain seperti realisasi investasi juga mengalami peningkatan pada tahun 2016 adalah sebesar 19.3 Triliun Rupiah sedikit mengalami penurunan dibanding 2015 berada pada angka 18.66 Triliun. (Mtc/amr/rel) 

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

PT KINRA Serahkan Hewan Qurban Enam Ekor Sapi kepada Masyarakat Sekitar KEK Sei Mangkei

Ekonomi

Pemprov Sumut Siap Dukung Penuh Suksesnya Sensus Ekonomi 2026

Ekonomi

Dipercaya Sebagai Wakil Ketua Bidang Perekonomian DPD PDI Perjuangan Sumut, Wong Chun Sen Pegang Amanah dan Tetap Komitmen

Ekonomi

Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM, Pemko Medan Buka Peluang Kerja Sama dengan BTN

Ekonomi

MBG Beri Dampak Ekonomi yang Nyata Bagi Masyarakat

Ekonomi

MBG Beri Dampak Ekonomi yang Nyata Bagi Masyarakat