Matatelinga - Jakarta, PT Pertamina (Persero) tidak melayani penyuplaian avtur kepada PT Merpati Nusantara Airlines (MNA). Hal tersebut lantaran Merpati memiliki utang avtur melebihi dari komitmen yang sebelumnya telah disepakati kedua perusahaan pelat merah tersebut.Sebagaimana kita ketahui, Pertamina nampaknya mulai geram dengan Merpati yang kedapatan memiliki utang pembayaran avtur dalam jumlah yang tidak sedikit. Meski sudah menerapkan business plannya, Merpati nampaknya harus bergigit jari lantaran komitmen Pertamina yang tidak mau lagi memasok avtur kepada maskapai pelat merah itu.VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Alin Mundakir mengatakan, hingga saat ini posisi utang avtur Merpati kepada Pertamina sudah berada diposisi sekitar kurang lebih Rp165 miliar."Pertamina juga betul, Pertamina kan perusahaan, kalau gara-gara itu merugi juga kan tidak benar," kata Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan di Hotel Bororbudur, Jakarta, Selasa (28/1/2014).Lanjut Dahlan, dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada jajaran direksi Merpati mengenai operasional atau masih bisa atau tidaknya Merpati melakukan penerbangan jika tidak mendapatkan pasokan avtur dari Pertamina. Pasalnya, Pertamina hanya melayani pasokan avtur Merpati jika dilakukan dengan cash, tidak utang."Direksi yang harus mikirkan, saya sudah mikirkan jalan keluar dan memang prosedurnya seperti itu," tukas Dahlan.(Okc/KNIA)">