MATATELINGA, Medan: Gubsu HT Erry Nuradi MSi menilai pemuda bisa menjadi kekuatan sosial ekonomi yang luar biasa mengingat jumlah kaum ini mencapai 25% dari total penduduk. Karenanya itu Pemprovsu mendorong lahirnya pemuda wirausaha melalui terobosan program kredit yang tercatat paling rendah di Indonesia.Hal itu disampaikannya pada acara pembukaan kewirausahaan pemuda dan rakernas Himpi penguruan tinggi tahun 2017, Sabtu (22/7) di ruang Audio Visual Lt IV Gedung Digital Library Unimed. Hadir pada acara wakil Ketua MPR RI Dr HM Hidayat Nurwahid, Anggota DPR RI Tifatul Sembiring, Rektor Himpi PT Said Aldi Al Idrus, Rektor Unimed yang diwakili PR I Prof Dr Abdul Hamid .K .Mpd serta mahasiswa/mahasiswi peserta pelatihan kewirausahaan pemuda dan Rakernas HIPMI PT .Erry menyebutkan berdasarkan data BPS bahwa jumlah pemuda Indonesia mencapai 62,4 juta orang atau 25 persen dari jumlah penduduk Indonesia. "Itu semua merupaka aset, sekaligus kekuatan sosial ekonomi yang luar biasa. Karenanya kami mendorong para mahasiswa yang kelak lulus menjadi sarjana untuk membuka lapangan pekerjaan atau menjadi entrepreneur bukan sebagai pencari kerja," kata Erry. Program kredit wira usaha pemula melalui PT Bank Sumut dengan bunga 6,9% dianggap pemerintah pusat seabagi terobosan dan upaya Pemprovsu dalam meningkatkan jumlah wirausaha baru.Hal senada juga dikatakan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nurwahid, bahwa baik itu pengusaha mau pun pemimpin (entrepreneur) juga mendapat dukungan dari lembaga DPR, karena mampu menjadi atau mewujudkan ekonomi Indonesia lebih baik tidak tergantung dengan negara lain.Selain itu para entrepreneur kata Hidayat harus dilengkapi dengan 4 pilar negara yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 45,Bhinekka Tunggal Ika dan NKRI. Menurut Hidayat alasannya karena saat ini banyak dari entrepreneur yang sudah melupakan empat pilar kebangsaan tersebut. Dengan adanya program Hipmi Go Kampus, Gubsu mengaku bangga terhadap Hipmi yang telah membina pengusaha muda sejak dini.(Mtc/amr/rel)