MATATELINGA, Medan: Badan Urusan Logistik (Bulog) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelontorkan 30 sampai 40 ribu ton beras medium ke pasar-pasar yang ada di Sumut. Ini dilakukan lantaran belum stabilnya harga beras medium di Sumatera Utara."Saat ini yang kurang di pasar adalah beras medium. Makanya akan kita gelontor beras medium. Dua minggu terakhir kita sudah gelontor 5.000 ton," kata Kepala Perum Bulog Divre Sumut Benhur Ngkaimi saat meninjau pengecekan stok beras di Gudang Bulog Jalan Jemadi Medan, Jumat (5/1/2017). Dengan didistribusikannya beras medium ini diharapkan dapat menekan harga beras di pasaran mencapai Rp 9.000-9.500 per kilogram."Mudah-mudahan, harga beras itu mulai turun walaupun masih kecil. Jadi mohon kita bersama-sama harga beras ini bisa tidak inflasi. Semoga bisa deflasi ke Sumut," jelasnya. Benhur mengungkapkan bahwa seandainya harga tersebut normal sampai April atau Mei dan permintaan pasar banyak mereka akan menggelontorkan semua beras medium tersebut. "Kalau normal sampai April atau Mei dan permintaan pasar itu banyak, kita akan gelontorkan semua. Akan kita habisin bulan ini . Nanti Februari kita ambil lagi," ungkapnya. Benhur menambahkan bahwa mereka akan melakukan penyebaran beras medium tersebut ke distributor-distributor yang ada di Sumut agar penyebarannya merata."Memang pemerintah menugaskan Bulog untuk memasok beras medium secara besar-besaran ke pasar dan ini serentak seluruh Indonesia," tambahnya. (mtc/fae)