Matatelinga - Jakarta, Saham-saham yang bergerak di sektor perkebunan cenderung mengalami kenaikan selama bulan Februari ini. Termasuk emiten perkebunan milik Grup Astra, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI).Research Departement PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya mengatakan, saham-saham berbasis perkebunan masih menjadi incaran pelaku pasar. Hal ini mengingat tingkat curah hujan masih akan terjadi hingga akhir Februari 2014 yang akan berdampak langsung terhadap harga sahamnya maupun sektornya."Harga saham AALI seminggu ini lagi tahap konsolidasi naik, atau koreksi. Cuma secara umum, sektornya sendiri masih akan bagus hingga akhir Februari 2014," ungkap William kepada sumber di Jakarta, Senin (10/2/2014).Pada awal pekan lalu, Senin 3 Februari, saham AALI ditutup di level Rp21.650. Lalu pada akhir pekan, Jumat 7 Februari, saham ini sudah berada di level Rp22.150. Selain faktor curah hujan, sektor yang memproduksi Crude Palm Oil (CPO) ini juga masih akan bagus. Yakni akibat kenaikan harga CPO yang sebelumnya sempat mengalami penurunan.Selain itu, lebih banyak demand dibanding suplai ditambah kebijakan pemerintah yang mewajibkan pencampuran CPO (biodiesel) ke Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk mengurangi ketergantungan impor BBM."Harga saham AALI selama ini enggak ada masalah, kecenderungannya menguat," imbuhnya.Menurut William, dengan adanya kewajiban mandatori pencampuran biodiesel 10 persen bahkan 20 persen tidak menutup kemungkinan AALI yang merupakan anak usaha dari PT Astra International (ASII) akan memasok CPO kepada PT PLN (Persero)."Untuk aksi korporasi saya belum denger. Tapi, kalau misalnya AALI pasok CPO untuk PLN ini akan menambah nilai plus untuk harga saham AALI sendiri," jelasnya.William mengungkapkan, sektor perkebunan akan lebih pesat dibandingkan sektor lainnya, walaupun ini hanya sementara karena faktor musiman.(Okc/KNIA)