Matatelinga - Jakarta, Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah. Namun, pelemahan tersebut masih tertahan di Rp12.000. Analis Samuel Sekuritas Rangga Cipta mengatakan bahwa nilai tukar Rupiah masih belum berubah dari harga penutupan di Rp12.161 per USD."Di pasar domestik, penguatan rupiah menolak untuk terus turun menembus ke bawah Rp12.000. Kurs rupiah NDF tenor satu bulan masih berada di kisaran Rp12,067 walaupun yield SUN mampu turun hingga 9.038 persen," ujar Rangga dalam risetnya, Jakarta, Senin (10/2/2014).Walaupun sentimen positif masih akan berlangsung, isu mengenai pengetatan di pasar uang China dan shadow banking berpeluang muncul lagi minggu ini.Pada Selasa besok dan Kamis minggu ini, penting untuk ditunggu pidato Janet Yellen mengenai kebijakan moneter. "Gambaran visi Yellen sangat penting untuk memperkirakan seberapa agresif tapering dilakukan ke depannya," ujar Rangga.Seperti diketahui, Rupiah pagi ini melemah 15 poin atau 0,12 persen ke Rp12.176 per USD. Rupiah dibuka di Rp12.150 per USD, setelah kemarin ditutup di Rp12.161 per USD.(Okc/KNIA)