? Matatelinga - Sydney,Persediaan distilat, termasuk minyak pemanas dan diesel, kemungkinan turun sebesar 2,13 juta barel. US National Weather Service mengatakan, badai musim dingin dapat menyebabkan salju dan hujan es di selatan negara itu.Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan mendekati harga tertinggi enam mingguan, di tengah spekulasi bahwa stok distilat Amerika Serikat (AS) turun karena cuaca dingin. Ini meningkatkan permintaan untuk bahan bakar pemanas di AS, konsumen minyak terbesar dunia.
"Akan ada banyak produk jadi yang dikonsumsi. Faktor musiman bermain di sini. Investor juga melihat potensi permintaan di AS," kata analis Fat Prophets, David Lennox, seperti dilansir dari Bloomberg, Selasa (11/2/2014).
WTI untuk pengiriman Maret turun tipis 1 sen menjadi USD100,05 per barel di perdagangan elektronik di New York Mercantile Exchange. Volume semua perdagangan berjangka yang diperdagangkan adalah sekitar 55 persen di bawah rata-rata 100 hari perdagangan.
Sedangkan Brent untuk pengiriman Maret naik 11 sen ke USD108,74 per barel di London ICE Futures Europe exchange. Akibatnya disparitas minyak patokan Eropa dengan WTI menjadi USD8,69 per barel.
Stok distilasi diperkirakan akan mengalami penurunan untuk minggu kelima. Persediaan turun 2,36 juta barel menjadi 113.800.000 dalam tujuh hari yang berakhir 31 Januari, level terendah sejak 2003.
Persediaan minyak mentah naik diperkirakan naik sebesar 2,6 juta barel dalam pekan yang berakhir 7 Februari. Pasokan bensin diperkirakan telah turun 250.000 barel.
(Okz/Adm)