Matatelinga - Jakarta, Pemerintah Indonesia akan melakukan Lelang Penjualan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara berbasis proyek (Project Based Sukuk). Adapun target indikatif lelang ini, sebesar Rp1,5 triliun. Melansir keterangan yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU), Selasa (11/2/2014), ada tiga Sukuk yang akan dilelang, yaltu seri PBS003 (reopening), PBS005 (reopening) dan PBS006 (reopening). Selain itu juga akan dilelang Sukuk Negara dengan seri SPN-S 12082014 (new issuance) untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2014, dengan jaminan berupa tanah dan bangunan barang milik negara (BMN). Adapun rincian dari suku yang dilelang, yakni seri PBS003 jatuh tempo pada 15 Januari 2027 dengan tingkat imbalan 6 persen, seri PBS005 jatuh tempo dengan tingkat imbalan 6,75 persen, dan seri PBS006 jatuh tempo pada 15 September 202 dengan tingkat imbalan 8,25 persen. Sementara SPN-S 12082014 akan jatuh tempo pada 12 Agustus 2014. Setelmen akan dilakukan pada 13 Februari, dengan alokasi pembelian non-kompetitif sebesar 30 persen dari jumlah yang dimenangkan.(Okc/KNIA)