Matatelinga - Jakarta, Kerjasama di beberapa sektor tersebut hampir rampung dan segera direalisasikan. Pemerintah Indonesia dan Rusia baru saja menggelar Sidang Komisi Bersama Bidang Ekonomi, Perdagangan dan Kerjasama Teknis ke-9. Deputi Perdana Menteri Rusia Dmitry O Rogozin, mengungkapkan prospek kerjasama kedua negara besar tersebut membuktikan tidak ada persaingan antara kedua negara selama ini."Negara-negara kita punya prospek yang besar untuk perkembangan dunia. Terbukti tidak ada persaingan apapun antara kedua negara. Kita bukan lawan dalam banyak bidang tapi justru punya potensi kerja sama," tutur Dmitry di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (25/2/2014).Selain itu, jelas dia, posisi strategis dan kekuatan negara-negara di kawasan Asia Pasifik termasuk Indonesia menjadi konsentrasi Rusia untuk meningkatkan kerjasamanya di berbagai bidang bukan saja ekonomi."Rusia kini membuka jalinan kerjasama dengan negara-negara di kawasan ini karena prospek dan kekuatan ekonominya yang besar," imbuhnya.Seperti diketahui, pemerintah menargetkan volume perdagangan dengan Rusia sampai 2015 mencapai angka USD5 miliar dolar. Walaupun memang sempat mengalami penurunan sebesar 0,1 persen dari tahun 2012 ke 2013.(Okz/adm)