Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Sandiaga: Pemerintah Diminta Waspadai Nilai Tukar Rupiah Terhadap dollar

Sandiaga: Pemerintah Diminta Waspadai Nilai Tukar Rupiah Terhadap dollar

- Sabtu, 01 September 2018 15:59 WIB
Hand over
MATATELINGA, Jakarta:   Menurut Sandiaga, kondisi ekonomi semakin keteteran karena semua energi bangsa fokus mengurus politik. Pemerintah diminta Cawapres Sandiaga Uno, mewaspadai nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang kini menembus 14.800. "Yang kita lihat sekarang semuanya fokus di politik. Ekonomi keteteran karena hampir semua energi bangsa itu memikirkan lebih ke arah pilpres," kata Sandiaga di kampus B Uhamka, Jl Tanah Merdeka, Jakarta Timur, Sabtu (1/9/2018).Sandi lalu meminta pemerintah lebih serius dan meningkatkan kewaspadaan. Dia pun meminta agar ekonomi dan politik tidak dicampurkan."Saya ingin pesan, ini agak serius, kita harus waspada. Kita harus tingkatkan kewaspadaan kita dan kita harus betul-betul memikirkan. Jangan campurkan politik dan ekonomi," ujarnya.Sandi mengungkapkan, jika situasi ini terus berlanjut, hal itu akan berpengaruh ke harga bahan pokok. Selain itu, ia menilai rencana pembangunan harus direvisi kembali.Ia mengimbau masyarakat menggunakan produk dalam negeri. Serta mengimbau perusahaan skala kecil hingga besar menunda impor barang yang tidak diperlukan."Saya ingin mengajak hal-hal yang simpel saja, seperti gunakan produk-produk dalam negeri. Untuk perusahaan yang baik kecil-menengah, terutama yang besar, kalau bisa menunda impor barang-barang yang tidak diperlukan sekarang. Tapi hanya fokus pada barang-barang capital goods yang bisa menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi," ujar Sandi.Ia menyebut yang diperlukan saat ini adalah persatuan menghadapi situasi ekonomi global yang tidak pasti. Yang bisa dilakukan pemerintah, menurutnya, adalah membuat kebijakan ekonomi yang bijak."Kemarin saya sama mantan Gubernur Bank Indonesia Pak Agus Marto, kita ddk sama-sama kita selesaikan 3 hingga 5 tahun ke depan, tapi yang paling pertama ini yang terus akan menjadi fluktuatif adalah kebijakan eksternal yang tidak bisa dikontrol. Jadi kita fokus saja ke kebijakan internal kita. Ini harapan saya agar ekonomi menjadi pusat perhatian kita," ucapnya.Ia mengimbau agar perdebatan terkait ekonomi disudahi terlebih dahulu. Serta berfokus mengembangkan perekonomian bangsa."Ini harapan saya agar ekonomi menjadi pusat perhatian kita. Kita hentikan dulu kita saling cakar-mencakar ini. Kita fokus dulu. Saya nggak melihat katalis ekonomi kita bisa lebih stabil 6 sampai 9 bulan ke depan. Jadi kita harus bersatu," ungkapnya. (Mtc/Dtc)

Editor
:
Sumber
: Detik.com

Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Ekonomi

Siapa Biang Kerok Rupiah, Hingga Terpuruk ke level Rp17.500...:

Ekonomi

Tekanan Global dan Pelemahan Rupiah Membebani Pasar Finansial Domestik

Ekonomi

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Ekonomi

Harga Jual Perkembangan Emas Hari Ini 27 Desember 2925

Ekonomi

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk