MATATELINGA, Medan : Harga bawang putih di sejumlah pasar tradisional dalam empat hari terakhir mengalami kenaikan yang sangat tajam. Kenaikan harga bawang putih dari sebelumnya sempat terpuruk diharga Rp 17 ribu per kg, saat ini bawang putih dijual di kisaran Rp 30 ribu per kg. Sangat jauh berbeda dengan harga bawang merah, yang sebelumnya sempat terpuruk di bawah Rp 15 ribu per kg, saat ini bawang merah dijual di kisaran Rp 23 ribu per kg.Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin menilai harga bawang putih sudah melewati ambang batas atas harga idealnya. Kenaikan harga bawang putih sejauh ini menurut para pedagang sejauh dikarenakan faktor cuaca yang sangat mengganggu proses penyimpanan. "Distributor dan pedagang mengeluhkan masalah daya tahan komoditas bawang belakangan ini," tuturnya, Senin (22/10).Ketua Tim Pemantau Harga Pasar Sumut ini menjelaskan disaat proses pengemasan, bawang yang cenderung disimpan di tempat tertutup akan mengakibatkan bawang busuk cepat busuk. Disisi lain, disaat dikeluarkan dan siap dijual bawang justru berpotensi menjadi lembab karena curah hujannya yang tinggi. Hal ini mengakibatkan bawang yang dijual menjadi cepat busuk.Hal tersebut membuat pedagang maupun distributor mengkompensasi dengan menaikkan harga. "Walau demikian, saya berpendapat bahwa tekanan mata uang US Dolar belakangan ini juga berpengaruh terhadap harga bawang putih. Mengingat bawang putih ini sekitar 95% didatangkan dengan cara impor. Jadi pelemahan rupiah serta titik keseimbangan baru rupiah yang disesuaikan turun belakangan ini membuat harga sejumlah komoditas impor mengalami kenaikan," ungkap dia.Walau demikian, lanjut Gunawan, dia tetap berkeyakinan bahwa harga bawang putih ini masih berpeluang untuk mengalami penurunan. "Saya melihat besaran harga bawang putih saat ini masih terlalu mahal, dan aka nada titik keseimpangan baru nantinya. Kita akan terus pantau dan evaluasi," tukasnya. (mtc/amel)