Matatelinga - Jakarta, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 23,2 persen menjadi Rp2,50 triliun dari Rp3,27 triliun. Penurunan tersebut disebabkan oleh kerugian selisih kurs.Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/3/2014),marjin laba bersih turun menjadi 4,3 persen dari 6,5 persen. Dengan tidak memperhitungkan akun non-recurring dan selisih kurs, core profit meningkat 3,0 persen menjadi Rp3,37 triliun dari Rp3,27 triliun pada tahun sebelumnya. Penjualan neto konsolidasi sebesar Rp57,73 triliun, meningkat 15,0 persen dari Rp50,20 triliun pada tahun sebelumnya. Dalam hal kontribusi terhadap penjualan neto konsolidasi, lima kelompok usaha strategis perseroan, yaitu Bogasari, Agribisnis dan Distribusi memberikan kontribusi terhadap penjualan neto konsolidasi masing-masing sekitar 42 persen, 26 persen, 20 persen dan 8 persen.Laba bruto meningkat sebesar 5,4 persen menjadi Rp14,33 triliun dari Rp13,59 triliun pada tahun lalu, dan marjin laba bruto turun menjadi 24,8 persen dari 27,1 persen, terutama karena turunnya laba bruto yang dihasilkan oleh hampir seluruh Grup, yang disebabkan oleh naiknya beban bahan baku, beban gaji, upah dan imbalan kerja karyawan serta utilitas, serta turunnya harga jual rata-rata pada Grup Agribisnis. Laba usaha turun 2,3 persen menjadi Rp6,72 triliun dari Rp6,88 triliun, sementara marjin laba usaha turun menjadi 11,6 persen dari 13,7 persen karena kenaikan beban operasional terutama beban gaji, upah dan imbalan kerja karyawan, beban pengangkutan dan penanganan, serta promosi dan periklanan. "Kami senang bahwa kinerja kami terus menunjukkan pertumbuhan positif sebagaimana tercermin dalam peningkatan core profit, meskipun menghadapi berbagai tantangan. Kami akan tetap waspada dan berhati-hati dalam menentukan langkah yang akan diambil untuk mengejar pertumbuhan, dan mempertahankan kinerja perusahaan ke depannya," kata Direktur Utama dan Chief Executive Officer INDF Anthoni Salim.(KNIA/Okz)